Log in

Profil Alumni

  • Profil Chrisna Damayanto

    Keluarga besar Teknik Kimia Unsri patut berbangga. Salah seorang alumnusnya, Chrisna Damayanto, menjadi petinggi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar di Indonesia.

  •  Profil Ir Ahmad Agoes Yunaedy

    Ir Ahmad Agoes Yunaedy termasuk salah seorang pionir alumni Teknik Kimia Universitas Sriwijaya (Unsri) yang sukses berkarir di industri minyak dan gas (migas).

    Di masa aktif berkarir, ia sempat menjabat General Manager PT Pertamina UP IV Cilacap

  •  Profil Mgs M Akib

     

    Teori manajemen mutakhir, yaitu transparansi dan bottom-up diterapkan Ir. H Mgs M. Akib pada instansi yang dipimpin. Kebijakan itu berhasil mengangkat institusi dari keterpurukan.

  • Profil Lidia Ahmad

    Jumlah perempuan yang berkarier di industri migas belum banyak. Salah satunya Lidia Ahmad.  Hingga kini, alumnus Jurusan Teknik Kimia (JTK) Unsri angkatan 87 itu sudah 25 tahun berkiprah di bidang perminyakan.

    Dunia perminyakan memang didominasi laki-laki. Namun, pekerja perempuan mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkarir.

    Kerja harus dari hati , dan open untuk semua posisi dan jadi tantangan sebagai pemicu motivasi. Develop network,” ujar Lidia.

    Jika ingin maju, terangnya, seseorang harus percaya diri, fokus, dan selalu mau belajar. “Kita pun harus open mind,” katanya. Jadi, dengan berpikir terbuka, tak hanya ilmu dipekerjaan yang dipelajari. Tapi juga bisa melihat situasi di sekitar .

    Prinsip itulah yang diterapkannya sehingga bisa puluhan tahun berkarir di bidang perminyakan. Saat ini, Lidia masih aktif bekerja di BP (British Petroleum) Tangguh Operation, salah satu perusahaan asing terbesar di Indonesia.

    LIDIA AHMAD - Engineering Manager BP Tangguh Operasi

    Perjalanan karir Lidia terbilang unik. Dari seorang insinyur lingkungan hingga akhirnya dipercaya menjabat Engineering Manager di BP Tangguh Operasi.

    Profil Lidia Ahmad

    Diceritakan, karirnya dimulai sebagai konsultan lingkungan di Dames & Moore-URS, keduanya terdaftar di NYSE. Disana ia bergabung selama sepuluh tahun mulai 1991-2001. Lidia mendapatkan Beasiswa untuk Monash University di Australia dan gelar MBA pada tahun 1999. Juga beasiswa pertambangan dan lingkungan ke Swedia pada tahun 2000. Termasuk menerima penghargaan ARCO untuk mengelola operasi sebagai bagian dari program MBA.

    Saat awal bergabung dengan BP Tangguh Operation pada 2001, Lidia memulainya sebagai insinyur. Tugasnya mengkoordinasikan penelitian ESIA terpadu kompleks LNG Tangguh kereta 1 & 2. Kemudian dipromosikan menjadi manajer lingkungan. Ia lantas dipercaya menjabat Direktur Lingkungan, Kepatuhan Peraturan dan Risiko untuk Asia Pasifik Daerah (AsPac) pada periode 2010-2014.

     

     

    Lalu pada pertengahan 2014, Lidia sempat bergabung dengan Venture VICO Indonesia. Nah, pada kuartal keempat (Q4) 2015, ia kembali ke BP Tangguh Operasi.

    Di 2016, dirinya mendapatkan tugas baru sebagai pemimpin tim dukungan teknik area untuk Operasi Tangguh.

    “Pekerjaannya sangat menantang,” ungkap Lidia. Ia memastikan menjalankan operasi berjalan aman dan efisien. Kinerjanya yang baik diapresiasi pihak perusahaan. Lidia diganjar kenaikan jabatan. Pada 1 Juli 2018 lalu, dirinya dipromosikan menjadi Engineering Manager BP Tangguh Operasi. Ini menjadikannya manajer teknik perempuan pertama di BP AsPac. (*)

     

    Sumber : Majalah Kemika Sriwijaya Edisi Kedua, Februari 2019

     

  • Profil Yunus BahfenYunus Bahfen bukanlah nama yang asing bagi Alumni Teknik Kimia Unsri. Sifatnya yang supel dan pergaulannya yang luas membuatnya dikenal oleh alumni dari lintas angkatan. Dari pergaulannya yang luas ini, menjadi modal yang signifikan untuk menunjang bisnis dan partnership-nya dibidang EPC (Engineering,Procurement, & Construction).

    Banyak perusahaan tercatat telah menjadi jaringan  relasi  usaha dan bekerja sama dengannya, diantaranya adalah PT Bimantara Artika Citra, PT Antar Niaga Nusantara Jakarta, PT Beta Pramesti Asia Jakarta, PT. Mahardika Tritama Jakarta. Semua terjalin dengan baik dan menjadi ladang rezeki berkat pergaulan yang luas.

    Alumni angkatan 1982 ini, yang pada Musyawarah Nasional IATEK UNSRI 22 Juli 2018 yang lalu terpilih sebagai Ketua Umum IATEK UNSRI Periode 2018-2021, sejak SMA bertekad tidak melamar kerja dan berusaha maksimal untuk berdikari dan berbisnis.

    Walau berbagai halangan dan rintangan pernah menghampirinya justru pengalamam inilah menjadi pelajaran berharga. Bersama teman-temannya, dirinya membangun beberapa perusahaan seperti PT Yamasika Karya Utama Jakarta, PT Arindo Berkah Jakarta, PT. Sriwindo Konstruksi Industri Jakarta. Usahannya ini terus didorong untuk bisa menjadi penopang rezeki dan manfaat bagi banyak orang.

    Baginya, pengalaman jatuh bangun merupakan hal biasa, karena segala sesuatu dimuai dari nol. Yang penting etika dalam bersikap dan berbisnis harus tetap dijunjung tinggi. “Orientasinya bukan hanya pada keuntungan semata, melainkan bisnis yang saling menguntungkan” ujar Yunus.

     

     

    Menurutnya, dalam berusaha, tidak perlu khawatir berlebihan terhadap rezeki, karena percayalah bahwa rezeki sudah diatur oleh Tuhan yang Maha Esa.

    “Kita cukup berusaha dan berusaha untuk menjemput rezeki tersebut. InsyaAllah kalo udah rezeki kita, ada ada saja jalan datangnya rezeki, entah dari usaha sendiri atau  melalui  orang  lain. Yang  penting kita harus tetap jaga etika dan hubungan baik,” pungkasnya.

     

     Sumber : Majalah Kemika Sriwijaya Edisi Pertama : Juli 2018

     

  • Chrisna DamayantoBapak Chrisna Damayanto, ALumni Teknik Kimia UNSRI angkatan 1974 ini, Pada tanggal 18 April 2012 resmi diangkat sebagai Direktur Pengolahan PT Pertamina (Persero).

    Diangkatnya seorang Alumni Teknik Kimia UNSRI pada jabatan Direktur BUMN terbesar di Indonesia ini, tentunya menjadi Kebanggaan tersendiri bagi Keluarga Besar Teknik Kimia Univesitas Sriwijaya.

    Berikut sekilas Profile dan Perjalanan Karir Beliau :

    Bapak Chrisna Damayanto Lahir di Pendopo, Muara Enim, Pada 18 Mei 1955,

    Beliau Masuk Teknik Kimia Universitas Sriwijaya Pada Tahun 1974 dan Lulus Pada Tahun tahun 1981.