petunjuk arahKampus Unsri Indralaya telah digunakan untuk kegiatan akademik sejak tahun 1993 yang lalu. Berdiri diatas  lahan seluas sekitar 712 ha dan baru sepertiga luasnya yang ditempati oleh bangunan/gedung. Unsri merupakan kampus dengan luas lahan terbesar di Indonesia atau bahkan di Asia Tenggara, untuk mengunjungi 10 fakultas di kampus Unsri dengan berjalan kaki cukup membuat capek dan pegal karena letak antar fakultas yang berjauhan.

Sebentar lagi calon mahasiswa baru akan berduyun duyun masuk kampus untuk memulai kegiatan akademiknya di masing masing fakultas. Sebagian mereka berasal dari luar Palembang/Sumatera selatan yang kemungkinan diantar oleh orang tua/walinya. Nah...kebanyakan mereka biasanya kesulitan mencari lokasi suatu fakultas atau gedung karena minimnya papan petunjuk arah atau peta lokasi. Papan penunjuk arah yang ada saat ini hanya menunjukan lokasi fakultas dan cukup sulit diperhatikan dari dalam kendaraan karena terlalu kecil. 

Memang kampus telah dibagi bagi atas zona zona A, B,C dstnya yang menunjukan letak suatu Fakultas tetapi tetap saja tidak ada keterangan masing masing zona tsb di gerbang utama. Untuk memudahkan pengunjung seharusnya ada sebuah peta lokasi yang cukup besar dan ditempatkan di gerbang utama. Peta ini berisikan letak gedung-gedung dan jalan yang ada di kampus. Jalan-jalan yang ada di kampus harus diberi nama demikian juga dengan gedung atau ruangan yang ada di masing-masing fakultas. Nama jalan atau gedung dan ruang dapat ditentukan oleh fakultas masing-masing. Tentunya dapat saja dengan mengabadikan nama pendiri Unsri, dosen/profesor yang sudah meninggal dunia dan lain lain.

Alternatif lain misalnya gedung utama diberi nomor 100, 200, 300 dst. Gedung-gedung kecil diberi nomor 101, 201, atau 301 dst sehingga orang akan tahu kalau dia mencari lokasi gedung 502 misalnya, maka dia akan mencari dulu gedung utama dengan nomor 500.  Coba bayangkan bila suatu saat di lahan kampus telah berdiri puluhan gedung dan jalan baru karena Unsri telah menjadi WCU dengan jumlah mahasiswa internasional yang banyak. Apakah kita akan siap saat ditanya oleh mahasiswa asing di depan gerbang utama "Dimana letak Gedung Jurusan Teknik Kimia atau Prodi Ilmu Kelautan?". Paling paling kita akan jawab "Ikuti jalan ini, belok kiri, lurus dan setelah itu belok kanan kira-kira 100 meter ada gedung dengan cat warna hijau. Setelah itu masuk jalan kecil di belakang gedung tsb. Wadduh ribet..hehehe.   Masak sih..begitu sulitnya memberi nama jalan atau gedung sampai menunggu belasan tahun?.      

Telah dipublished pada komunitas blogger unsri.

Catatan Admin : Ilustrasi Gambar ditambahkan oleh Admin, Sumber Gambar : Design By Admin


0
0
0
s2smodern

You don`t have permission to comment here!
  • Slider 1
    Alumni / Dosen /
    Mahasiswa
  • Slider 2
    Belum bergabung?
    kilk disini untuk daftar
  • Slider 3
    udah jadi member?
    Update Data Yuk..

Siapo Yang Online?

We have 77 guests and no members online

Artikel Baru

Jadi Member Yuk

Alumni, Dosen dan Mahasiswa Teknik Kimia UNSRI, Mari Bergabung dengan Web iatekunsri :

DAFTAR

Setelah join anda dapat posting artikel, tulis komentar, diskusi di forum , akses data alumni dll

Jejaring Sosial IATEK

Website IATEK UNSRI ada di Jejaring Sosial, ikuti kami untuk selalu mendapatkan informasi terbaru